Pantai Sipelot, Pantai Perawan nan Eksotis

Tak perlu diragukan lagi, pantai di kawasan Kabupaten Malang memang selalu menjadi magnet tersendiri buat para wisatawan, baik yang dari dalam maupun luar kota. Pesona jajaran pantai pesisir selatan Kota Apel ini memang sangat mengagumkan.

Bukan hanya pantai yang sudah populer, seperti Balekambang, Ngliyep dan lain sebagainya. Tetapi ada juga pantai yang bisa dikatakan masih perawan pun, sangat layak untuk kita jadikan sebagai destinasi wisata.

Salah satu destinasi wisata pantai perawan (belum terjamah) tersebut adalah Pantai Sipelot. Pantai ini, secara administratif masuk ke dalam wilayah Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Dampit Selatan, Malang.

Pantai yang dikelilingi dengan perbukitan kapur nan hijau ini akan memberikan sensasi sejuk dan segar alami kepada para pengunjung. Ditambah lagi dengan bentuknya yang menyerupai teluk yang menyuguhkan hamparan pasir kecoklatan dan jernihnya air laut yang semakin memperjelas akan keindahan pantai ini.

Pesona keindahan Pantai Sipelot.

flickr.com
flickr.com

Berdasarkan cerita yang beredar, nama asli dari pantai ini adalah Spelot. Kata “Spelot” tersebut merupakan bahasa Belanda yang berarti ‘Persinggahan’. Pada zaman dulu, pantai ini memang dijadikan sebagai tempat persinggahan favorit para meneer dan menkouv Belanda.

Selain panorama pantai yang sangat indah, daya tarik lain yang dimiliki oleh pantai ini adalah air terjun yang bernama Coban Sipelot. Coban ini tidaklah tinggi seperti Coban Pelangi ataupun Coban Rondo, malainkan hanya setinggi 10 meter saja, dengan aliran air yang cukup deras.

Air terjun ini bisa dilihat dengan sangat jelas dari bibir pantai. Untuk bisa sampai ke sana (Coban Sipelot) kita harus menyeberang teluk terlebih dulu. Tetapi nggak usah khawatir, karena kita bisa menyewa perahu nelayan untuk mengantarkan kita ke Coban Sipelot dengan biaya sekitar Rp50.000 saja.

Selain dua hal tersebut, kita juga akan disuguhi dengan keunikan sebuah batu yang disebut dengan ‘Watu Gedeg’ yaitu, sebuah batu yang mirip dengan dinding yang terbuat dari bambu. Eits, bukan hanya itu saja! Kita juga bisa menikmati indahnya suasana pantai di atas sampan dengan sedikit goyangan lembut dari ombak yang datang.

Disebelah pantai juga terdapat sebuah sungai air tawar yang mengalir deras, sehingga kita bisa menggunakan air tersebut untuk membilas badan usai berenang di pantai. Untuk urusan perut, kita juga nggak perlu khawatir. Di sini banyak sekali warung-warung yang menyediakan makan dan minuman dengan harga yang standar pastinya. Kabar baiknya lagi, untuk bisa masuk ke area wisata ini kita tidak dikenakan biaya alias gratis.

Akses menuju Pantai Sipelot.

Akses untuk menuju Pantai Sipelot bisa dibilang sangat mudah. Karena, sepanjang akses jalan menuju kesana sudah bagus dan beraspal. Enaknya lagi, sepanjang perjalanan menuju ke sana, kita akan disuguhi dengan pemandangan alam yang sangat indah.

Rute perjalanan yang bisa kita ambil adalah lewat, Malang-Turen-Dampit-Tirtoyudo-Pujiharjo-Sipelot. Selama perjalanan kita dari Dampit ke Pujiharjo, kita juga akan disuguhi dengan pemandangan yang sangat indah. Yang di mana, sebelah kanan dan kiri pantai nampak dua buah bukit yang mengapit pantai Sipelot dengan begitu gagah dan indah.

Selamat menikmati keindahan serta eksotisme Pantai Sipelot yang masih terjaga keasriannya ini. Ingat! Selalu jaga kebersihan pantai, jangan buang sampah sembarangan ataupun merusak ekosistem yang ada di sana. Agar anak cucu kita juga bisa tahu dan ikut merasakan keindahan Pantai Sipelot.

Demikian sedikit informasi yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat buat kita semua. Pastikan bahwa, semua informasi yang kamu peroleh seputar Kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *