Sensasi Wisata Gunung Bromo

Gunung Bromo memang sangat terkenal di kalangan para pendaki gunung, baik lokal maupun dari mancanegara. Selain itu, gunung Bromo juga dikenal dengan sunrise-nya (matahari terbit) yang sangat indah serta keindahan hamparan lautan pasir atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kaldera.

Selain untuk menikmati keindahan sunrise dari atas puncak pananjakan 1 Bromo serta keindahan asap belerang putih yang keluar dari dalam kawah gunung Bromo. Kita juga bisa menikmati objek wisata lainnya, seperti Padang Savana Bromo, Air Terjun Madakaripura, Bukit Teletubbies, Upacara Kasada dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lokasi dari gunung Bromo sendiri berada di empat kabupaten yang ada di pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Yaitu, terletak di antara Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Lumajang.

Karena lokasinya yang sangat strategis, yaitu terletak di antara empat kabupaten kota. Sehingga membuat gunung Bromo sangat mudah untuk diakses menggunakan transportasi yang banyak disewakan oleh warga sekitar gunung Bromo, khususnya yang dekat dengan jalur pendakian.

Berikut ada beberapa jalur yang bisa kita gunakan untuk menuju ke kawah gunung Bromo.

Jalur pendakian yang ada di kabupaten Probolinggo.

1. Tongas – Lumbang – Sukapura – Ngadisari – Cemoro Lawang – Gunung Bromo

2. Ketapang – Patalan – Sukapura -Ngadisari – Cemoro Lawang – Gunung Bromo

Jalur pendakian yang ada di kabupaten Malang.

1. Tumpang – Gubuk Klakah – Jemplang – Pananjakan – Gunung Bromo

Jalur pendakian yang ada di kabupaten Pasuruan

1. Wonorejo – Warungdowo – Tosari – Wonokitri – Pananjakan – Gunung Bromo

Jalur Pendakian yang ada di kabupaten Lumajang.

1. Senduro – Bumo – Ranu Pane – Gunung Bromo

Agar perjalanan wisata kita semakin mengesankan, datanglah saat bulan Kasada/ke-sepuluh (antara bulan September-November) untuk menyaksikan festival Kasada tahunan (upacara kasada) di mana suku Tengger datang ke kawah gunung Bromo untuk melemparkan sesajen yang terdiri dari ayam, sayuran dan uang sebagai penghormatan kepada dewa yang mereka percayai.

Jika kamu termasuk orang yang hobi berkuda atau hanya sekedar ingin menikmati sensasi berkuda. Sepertinya, berwisata ke gunung Bromo memang pilihan yang sangat tepat. Bagaimana tidak, kita bisa berkuda di atas hamparan lautan pasir seluas 5.250 hektar yang berada pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut dan uniknya lagi, hal ini hanya bisa kita jumpai dan kita nikmati ketika di Bromo, bukan yang lain.

Sepanjang perjalanan pendakian, kita juga bisa melakukan detour untuk menikmati keindahan beberapa danau dingin yang selalu berkabut, yaitu danau Ranu Pane, Ranu Kumbolo dan Ranu Regulo. Hal tersebut akan semakin menambah kepuasan kita ketika sedang berlibur ke gunung Bromo.

Tips sebelum melakukan pendakian.

pramitadrm.blogspot.com
pramitadrm.blogspot.com

Sebelum melakukan pendakian ke gunung Bromo, ada beberapa hal yang harus kamu siapkan terlebih dahulu. Diantaranya adalah obor, sepatu trekking yang nyaman, baju hangat (jaket tebal) dan juga sarung tangan untuk mengantisipasi suhu yang sangat dingin, yaitu antara nol sampai lima derajat Celsius (33-41 derajat Fahrenheit). Dan satu lagi, jika kamu ingin menyewa atau membeli sesuatu jangan sungkan/malu untuk menawarnya terebih dahulu.

Saat berada di Bromo, matahari terbit antara pukul 5:00-6:00 pagi (jika tidak mendung). Jadi, kamu harus bergegas dari penginapan atau hotel sekitar pukul 03:00 dini hari. Waktu terbaik untuk menikmati matahari terbit (sunrise) adalah saat musim panas, yaitu antara bulan April-Oktober. Jangan lupa juga, sebelum melakukan pendakian pastikan bahwa kamu sudah makan atau bisa juga membawa bekal makanan.

Demikian sedikit informasi yang bisa saya sampaikan mengenai wisata gunung Bromo. Semoga informasi ini bisa bermanfaat sekaligus menambah wawasan untuk kita semua.

Pastikan informasi yang kamu peroleh seputar kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.