Sentra Oleh-oleh Keripik Tempe Sanan Khas Malang

Berbicara soal keripik tempe, tempat yang paling layak untuk dikunjungi adalah pusat oleh-oleh keripik tempe Sanan yang berada di kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa harus kesana? Menurut beberapa pengrajin keripik Sanan yang kebanyakan merupakan generasi kedua. Hampir semua warga Sanan merupakan pembuat sekaligus penjual tempe yang rata-rata merupakan industri rumahan (home made). Biasanya tempe yang dijadikan keripik adalah tempe yang tidak laku dijual.

Berhubung keripik tempe yang dijual merupakan tempe yang tidak laku dijual, oleh karena itu skalanya masih kecil. Hal tersebut dikarenakan core bisnisnya adalah sebagai penjual tempe. Seiring dengan berjalanan waktu serta aktifitas membuat keripik tempe tersebut terus dilakukan kemudian dipasarkan. Disamping itu respon dari pasar dan masyarakat cukup bagus.

Dari sekian banyak industri keripik tempe yang ada si Sanan, hanya ada beberapa saja yang mampu berkembang cukup bagus di tengah kerasnya persaingan pasar. Salah satunya adalah keripik tempe milik Bu Noer yang berada di Jalan Ciliwung Gang II No. 2 Kota Malang. Usaha yang dirintis sejak 1993 ini awalnya hanya bermodalkan Rp10000 saja, tapi kini sudah memiliki sekitar 30 orang.

Keripik tempe Sanan
anekatempatwisata.com

Demi memanjakan para pelanggannya, keripik tempe yang dibuat oleh keluarga Bu Noer tersedia dalam berbagai macam varian rasa. mulai dari original, rasa BBQ, rasa keju, rasa pizza, rasa ayam bawang, rasa spageti dan juga udang. Sehingga para konsumen bisa memilih keripik tempe sesuai dengan seleranya masing-masing, selain itu harganya juga cukup terjangkau.

Menariknya, hampir semua toko oleh-oleh yang ada di Malang termasuk keripik tempe sebagian besar dikuasai oleh para keluarga yang dulunya merupakan pengrajin sekaligus penjual keripik tempe.

Jika kamu kebetulan sedang berkunjung di Kota Malang, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Malang yang banyak tersebar di sudut-sudut Kota Malang.

Demikian sedikit informasi mengenai oleh-oleh khas kota Malang, yang salah satunya adalah keripik tempe Sanan. Pastikan bahwa semua informasi yang kamu peroleh seputar Kota Malang berasal dari malang.kotamini.com.

Indahnya Pantai Sendang Biru yang Jernih

Pergi berwisata ke pantai ketika akhir pekan atau ketika liburan tentunya akan sangat menyenangkan. Panorama lautan yang memukau akan membuat pikiran kita menjadi fresh lagi. Kamu tak usah jauh-jauh pergi ke Bali yang sejak terkenal akan keindahan pantainya.

Di Pulau Jawa sendiri banyak pantai eksotis yang masih belum terjamah. Di Malang misalnya, ada salah satu pantai yang sangat indah dan menjadi primadona para pecinta pantai. Pantai tersebut adalah Pantai Sendang Biru.

Keindahan Pantai Sendang Biru.

Optimized-andiputra2012.wordpress.com
Optimized-andiputra2012.wordpress.com

Pantai yang masuk dalam wilayah administratif Desa Sumber Agung, Kecamatan Sumber Manjing, Kabupaten Malang. Atau kurang lebih sekitar 30 km arah selatan Kota Malang. Pantai ini berada di Samudera Hindia dan berada dibalik sebuah pulau tak berpenghuni.

Walaupun berada di pesisir pantai selatan yang terkenal akan ombaknya, namun kamu nggak perlu khawatir. Karena, ombak di Pantai Sendang Biru ini sangatlah tenang, hal tersebut disebabkan karena terhalang oleh sebuah pulau konservasi (Pulau Sempu). Pantai Sendang Biru ini merupakan pembatas antara bibir pantai dan Pulau Sempu. Oleh karena itu, jika kita ingin ke Pulau Sempu tentu kita harus menyeberangi Pantai Sendang Biru terlebih dahulu.

Nama ‘Sendang Biru’ sendiri diambil dari karakter airnya yang bersih, jernih dan nampak kebiru-biruan. Oleh sebab itu dinamakan dengan Sendang Biru yang berarti ‘sumber air berwarna biru’. Selain itu, pantai ini juga dikenal sebagai tempat pelelangan ikan dan tempat bersandarnya perahu para nelayan yang juga disewakan untuk para wisatawan. Harganya juga bervariasi, untuk perahu motor disewakan dengan harga Rp100.000 saja, sedangkan perahu dayungnya disewakan dengan harga Rp50.000.

Jika kamu sedang berkunjung ke sini dan kebetulan berada di tengah laut, cobalah untuk melihat ke bawah laut. Kamu akan disuguhi dengan pemandangan biota laut yang terlihat dengan sangat jelas. Banyak ikan kecil yang berenang keluar masuk terumbu karang, dan pastinya akan membuat liburan kamu seru dan tak terlupakan.

Kalau sudah bosan bermain pasir dipinggir pantai, kita bisa menyewa perahu yang disediakan oleh nelayan sekitar untuk berkeliling Pulau Sempu serta menikmati eksotisme bibir pantainya yang sangat memukau. Di sini akan kita temui sebuah telaga yang disebut dengan Telaga Anakan. Selain itu, juga terdapat telaga lainnya yang dikenal dengan Telaga Lele dan Telagga Sat yang juga tak kalah indah.

Pokoknya, kamu bisa melakukan segala aktifitas pantai yang sangat menyenangkan, mulai dari berenang, memancing, berjemur, menyelam dan lain sebagainya. Jadi, buat kamu yang sudah punya rencana untuk liburan ke pantai, maka pantai yang satu ini sangat recomended untuk kamu kunjungi dan kamu jadikan sebagai destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi.

Pantai Sendang Biru ini dikelola oleh sebuah perusahaan negara milik Forestay. Oleh karena itu, fasilitas yang ada di sini juga sangat lengkap, mulai dari penginapan, rumah jaga, guest house dan beberapa jasa pelayanan yang menawarkan paket wisata di sini.

Selain itu, letak dari Pantai Sendang Biru ini juga berdekatan dengan beberapa pantai indah lainnya. Diantaranya ada Pantai Ngliyep, Pantai Kondang Merak dan Pantai Gua China.

Akses menuju Pantai Sendang Biru.

Untuk bisa sampai ke pantai ini, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi (roda dua atau empat) maupun kendaraan umum. Untuk yang menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik mkrolet jurusan Gadang – Turen – Sendang Biru dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dari Kota Malang.

Jalan menuju ke sana juga sudah bagus dan beraspal, meskipun begitu harus tetap hati-hati dan jangan kebut-kebutan. Karena, kondisi jalan di sini sempit, berkelok-kelok, tikungan tajam, disertai banyak tanjakan dan turunan yang sangat curam. Untuk bisa masuk ke Pantai Sendang Biru kita akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp5000/orang.

Menikmati Eksotisme Pantai Berbukit (Pantai Bajul Mati)

Kota Malang memang juara kalau soal destinasi wisata, baik yang ada di pusat kota maupun alam bebas, salah satunya adalah pantai Bajul Mati. Meskipun namanya terdengar serem, tapi keindahannya sangat luar biasa.

Pantai ini berada sekitar 58 km dari Kota Malang, atau tepatnya di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Akses untuk menuju ke sana juga sangat mudah, dari Kota Malang ambil arah ke Turen – Sumbermanjing Wetan kemudian akan kamu temui sebuah yang menunjukan arah ke Pantai Bajul Mati.

Jalannya pun juga sudah baik dan beraspal, namun kamu harus tetap berhati-hati karena jalannya yang berkelok-kelok (maklum kawasan pegunungan). Pokoknya nggak usah khawatir bakalan tersesat, karena banyak sekali papan penunjuk arah yang terpasang.

Baca juga: Pantai Sipelot, Pantai Perawan nan Eksotis

Keindahan Pantai Bajul Mati.

freeyourhead.wordpress.com
freeyourhead.wordpress.com

Sebelum kamu masuk ke area Pantai Bajul Mati, akan kamu jumpai sebuah jembatan sapanjang 90 meter yang berbentuk setengah lingkaran. Sungguh suatu pemandangan yang sangat indah, desain jembatan yang sangat artistik ditambah lagi dengan pemandangan bukit-bukit karang serta lautan lepas yang biru merona. Tempat juga ini merupakan salah satu tempat favorit para pengunjung untuk mengabadikan momen.

Kurang dari 10 menit (dari jembatan) kita akan sampai di lokasi tujuan (Pantai Bajul Mati). Untuk bisa masuk ke area wisata ini kita harus membayar biaya retribusi Rp4000/orang. Pantai Bajul Mati merupakan salah satu pantai pasir putih dengan hamparan babatuan karang yang sangat menawan. Selain itu, pantai ini juga memiliki beberapa teluk yang sangat indah. Namun sayang, kita tidak dianjurkan untuk berenang di sini. Karena, kondisi pantai yang curam (banyak karang) dengan ombak pantai selatan yang terkenal cukup ganas.

Tapi nggak usah khawatir dengan hal tersebut, kita masih tetap bisa bermain air dengan leluasa di bibir pantai, yang di mana terdapat muara sungai. Air di muara tersebut juga sangat jernih dan tampak kehijauan. Ada yang menarik lagi dari tempat ini, yaitu ketika hari raya Idul Fitri atau tepatnya seminggu setelah lebaran, biasanya akan diadakan prosesi larung ketupat oleh warga sekitar pantai.

Pantai ini bisa dibilang sangat unik, yaitu adanya beberapa pulau karang yang mirip dengan bukit yang keluar dari dalam laut. Hal tersebut lah yang membuat pantai ini semakin menarik untuk dikunjungi, baik sendiri maupun bersama orang tercinta.

Sejarah Pantai Bajul Mati.

Menurut cerita yang saya peroleh dari warga sekitar, katanya! Pantai ini pertama kalinya ditemukan sekitar tahun 80-an. Ketika itu, disekitar pantai tersebut ditemukan seekor buaya yang sudah mati, oleh karena itu pantai ini dinamkan dengan Pantai Bajul Mati (Buaya mati). Namun, ada pendapat lain yang mengatakan dari mana asal mula dari nama tersebut. Dinamakan dengan Bajul Mati karena di pantai tersebut terdapat sebuah batu karang panjang yang mirip dengan seekor buaya.

Selain menawarkan panorama pantai yang sangat indah, di kawasan Pantai Bajul Mati juga tedapat sebuah gua yang bernama Gua Wil. Gua tersebut masih berada dalam satu komplek kawasan wisata Pantai Bajul Mati, untuk bisa sampai ke gua ini kita cukup berjalan kaki sekitar 300 meter saja ke arah timur pantai.

Gua tersebut berada di bawah sebuah bukit karang yang dikelilingi dengan ladang kelapa serta ketela pohon warga sekitar. Meskipun disebut dengan gua, tetapi tidak lubang masuk yang bisa digunakan untuk masuk, sehingga lebih tepat jika disebut sebagai batu karang yang dasarnya sudah terkena abrasi.

Pantai Sipelot, Pantai Perawan nan Eksotis

Tak perlu diragukan lagi, pantai di kawasan Kabupaten Malang memang selalu menjadi magnet tersendiri buat para wisatawan, baik yang dari dalam maupun luar kota. Pesona jajaran pantai pesisir selatan Kota Apel ini memang sangat mengagumkan.

Bukan hanya pantai yang sudah populer, seperti Balekambang, Ngliyep dan lain sebagainya. Tetapi ada juga pantai yang bisa dikatakan masih perawan pun, sangat layak untuk kita jadikan sebagai destinasi wisata.

Salah satu destinasi wisata pantai perawan (belum terjamah) tersebut adalah Pantai Sipelot. Pantai ini, secara administratif masuk ke dalam wilayah Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Dampit Selatan, Malang.

Pantai yang dikelilingi dengan perbukitan kapur nan hijau ini akan memberikan sensasi sejuk dan segar alami kepada para pengunjung. Ditambah lagi dengan bentuknya yang menyerupai teluk yang menyuguhkan hamparan pasir kecoklatan dan jernihnya air laut yang semakin memperjelas akan keindahan pantai ini.

Pesona keindahan Pantai Sipelot.

flickr.com
flickr.com

Berdasarkan cerita yang beredar, nama asli dari pantai ini adalah Spelot. Kata “Spelot” tersebut merupakan bahasa Belanda yang berarti ‘Persinggahan’. Pada zaman dulu, pantai ini memang dijadikan sebagai tempat persinggahan favorit para meneer dan menkouv Belanda.

Selain panorama pantai yang sangat indah, daya tarik lain yang dimiliki oleh pantai ini adalah air terjun yang bernama Coban Sipelot. Coban ini tidaklah tinggi seperti Coban Pelangi ataupun Coban Rondo, malainkan hanya setinggi 10 meter saja, dengan aliran air yang cukup deras.

Air terjun ini bisa dilihat dengan sangat jelas dari bibir pantai. Untuk bisa sampai ke sana (Coban Sipelot) kita harus menyeberang teluk terlebih dulu. Tetapi nggak usah khawatir, karena kita bisa menyewa perahu nelayan untuk mengantarkan kita ke Coban Sipelot dengan biaya sekitar Rp50.000 saja.

Selain dua hal tersebut, kita juga akan disuguhi dengan keunikan sebuah batu yang disebut dengan ‘Watu Gedeg’ yaitu, sebuah batu yang mirip dengan dinding yang terbuat dari bambu. Eits, bukan hanya itu saja! Kita juga bisa menikmati indahnya suasana pantai di atas sampan dengan sedikit goyangan lembut dari ombak yang datang.

Disebelah pantai juga terdapat sebuah sungai air tawar yang mengalir deras, sehingga kita bisa menggunakan air tersebut untuk membilas badan usai berenang di pantai. Untuk urusan perut, kita juga nggak perlu khawatir. Di sini banyak sekali warung-warung yang menyediakan makan dan minuman dengan harga yang standar pastinya. Kabar baiknya lagi, untuk bisa masuk ke area wisata ini kita tidak dikenakan biaya alias gratis.

Akses menuju Pantai Sipelot.

Akses untuk menuju Pantai Sipelot bisa dibilang sangat mudah. Karena, sepanjang akses jalan menuju kesana sudah bagus dan beraspal. Enaknya lagi, sepanjang perjalanan menuju ke sana, kita akan disuguhi dengan pemandangan alam yang sangat indah.

Rute perjalanan yang bisa kita ambil adalah lewat, Malang-Turen-Dampit-Tirtoyudo-Pujiharjo-Sipelot. Selama perjalanan kita dari Dampit ke Pujiharjo, kita juga akan disuguhi dengan pemandangan yang sangat indah. Yang di mana, sebelah kanan dan kiri pantai nampak dua buah bukit yang mengapit pantai Sipelot dengan begitu gagah dan indah.

Selamat menikmati keindahan serta eksotisme Pantai Sipelot yang masih terjaga keasriannya ini. Ingat! Selalu jaga kebersihan pantai, jangan buang sampah sembarangan ataupun merusak ekosistem yang ada di sana. Agar anak cucu kita juga bisa tahu dan ikut merasakan keindahan Pantai Sipelot.

Demikian sedikit informasi yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat buat kita semua. Pastikan bahwa, semua informasi yang kamu peroleh seputar Kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.

Jatim Park 2, Tempat Rekreasi dan Edukasi dengan Konsep Alam

Jawa Timur Park 2 atau yang lebih dikenal dengan Jatim Park 2 adalah salah satu ikon wisata baru yang ada di Kabupaten Malang dan berada dalam satu manajemen dengan Jatim Park 1.

Jika Jatim Park 1 adalah wahana yang lebih menonjolkan akan sisi rekreasi dan edukasi. Maka Jatim Park 2 juga tidak jauh beda, hanya saja lebih menonjolkan sisi alam dengan berbagai macam penghuninya.

Wisata andalan dari Jatim Park 2 adalah Kebun Binatang Kompak (Batu Secret Zoo), Museum Satwa dan Hotel Pohon (Pohon Inn). Selain itu, di sini juga masih banyak lagi wahana lain yang tentunya akan semakin menambah wawasan kita tentang alam.

Macam-macam wahana Jatim Park 2.

Jatim Park 2
ansertravel.com

Museum Satwa.

Museum Satwa ini bisa dikatakan sebagai Lembaga Konservasi Ex-Situ Satwa Liar. Satwa-satwa tersebut merupakan satwa yang sudah diawetkan. Tetapi bukan satwa hasil dari perburuan, melainkan satwa yang sudah mati lalu kemudian diawetkan dan disimpan di museum ini.

Museum Satwa yang ada di Jatim Park 2 ini juga sudah mengusung konsep modern. Yang di mana, setiap awetan atau replika satwa ditempatkan di lokasi yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya, sehingga para pengunjung langsung bisa membayangkan kehidupan nyata dari satwa tersebut.

Di Indonesia, hanya ada dua museum saja yang mengusung konsep modern dengan latar belakang kehidupan asli dari penghuni museum tersebut. Diantaranya adalah museum manusia purba sangiran dan museum satwa Jatim Park 2.

Koleksi dari Museum Satwa Jatim Park 2 ini bisa dikatakan cukup lengkap, yang meliputi hewan-hewan dari Amerika, Asia, Afrika, Australia, Antartika dan Artik. Selain itu juga terdapat replika hewan purba, seperti T-rex, Mammoth, Apatosaurus, Stegosaurus dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di museum ini juga terdapat sebuah insectarium dengan koleksi ratusan jenis serangga, seperti belalang, kumbang, kupu-kupu, laba-laba dan masih banyak lainnya yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Museum ini dibuka mulai jam 10:00-18:00 WIB.

Batu Secret Zoo.

Kebun binatang yang mengusung konsep modern dengan berbagai macam koleksi satwa yang cukup lengkap serta penataan yang sangat rapi. Di sini kita bisa menikmati sajian yang sangat apik, seperti akuarium, tiger land, river adventure, cafe istana semut, binatang Afrika di Savanah, kolam buaya/kuda nil dan masih banyak lagi yang lainnya.

Hotel Pohon Inn.

Hotel ini memiliki desain yang sangat unik dan seolah-olah kita sedang tinggal di rumah pohon raksasa. Hotel ini di desain secara khusus dan baru satu-satunya di Indonesia dengan fasilitas lengkap yang bernuansa hutan dan dikelilingi oleh binatang hidup.

Selain itu, kita juga bisa menikmati kemegahan gunung Ajuno, Banyak dan bukit Paderman dari kejauhan.

Harga tiket masuk.

Sebagai tempat wisata terpadu, Jatim Park 2 memberikan beberapa pilihan harga tiket yang diantaranya sebagai berikut.

  • Museum Satwa: Rp20.000/orang (Senin-Minggu)

  • Batu Secret Zoo: Rp55.000/orang (Senin-Kamis) dan Rp65.000/orang (Jum’at-Minggu dan libur nasional)

  • Tiket terusan Museum Satwa dan Batu Secret Zoo: Rp60.000 (Senin-Kamis) dan Rp75.000/orang (Jum’at-Minggu dan libur nasional)

Buka mulai jam 10:00-18:00 WIB.

Jika kamu sedang berada di Malang atau lagi berencana untuk berkunjung ke Malang, tak ada salahnya jika kamu mampir ke sini (Jatim Park 2) yang berada di Jl. Oro-oro Ombo No. 9 Kota Batu.

Demikian sedikit informasi mengenai Jatim Park 2, semoga informasi ini bisa bermanfaat khususnya buat kamu yang sedang mencari referensi tentang Kota Malang.

Pastikan bahwa, semua informasi yang kamu peroleh seputar Kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.

Jatim Park 1, Pusatnya Wahana Bermain dan Belajar

Jawa Timur Park atau yang lebih dikenal dengan Jatim Park, adalah sebuah wahana rekreasi dan edukasi yang ada di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Malang. Di sini akan kita dapati suasana liburan yang cukup menantang dengan nuansa pegunungan yang sejuk.

Jatim Park sendiri mempunyai beberapa wahana rekreasi yang terbagi atas dua bagian, yaitu Jatim Park 1 dan Jatim Park 2 yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah.

Jika kamu belum tahu apa itu Jatim Park? Jatim Park 1 adalah salah satu obyek wisata yang memadukan antara konsep pariwisata dan pendidikan dalam satu lokasi yang terpadu.

Untuk kamu yang kebetulan sedang berkunjung ke Malang, kayaknya kurang lengkap jika tidak mampir ke tempat rekreasi yang satu ini. Obyek wisata ini berada di Jl. Karttika No. 2 Kota Batu, tepatnya berada di lereng timur gunung Panderman dan menempati areal sekitar 11 hektar dengan posisi ketinggian 850 meter di atas permukaan laut.

Jatim Park 1 ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap, salah satunya adalah “Science Stadium”. Wahana ini merupakan program pemerintah dalam upaya untuk mendukung program pendidikan. Tak tanggung-tanggung, wahana ini mampu menampung sekitar 300 siswa sekaligus. Alat peraganya juga sangat lengkap, baik yang indoor maupun outdoor. Alat-alat peraga tersebut merupakan hasil kontribusi dari berbagai pihak, mulai dari Telkom, PLN, Rimba Raya dan beberapa Universitas yang ada di Jawa Timur.

Dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak, diharapkan mampu mempercepat serta memperluas penyebaran informasi mengenai khazanah ilmu pengetahuan alam yang meliputi Biologi, Fisika, Kimia dan Matematika.

Bisa dibilang Jatim Park 1 ini merupakan tempat wisata yang menyediakan layanan one stop service. Yang di mana kita bisa menikmati berbagai macam wahana hanya dalam satu tempat saja. Hampir setiap tahun, Jatim Park selalu menambah wahana baru demi kepuasan para pengunjungnya.

Wahana bermain Jatim Park 1.

Jatim park 1
mday.info

Beikut ini ada beberapa macam wahana permainan yang ada di Jatim Park 1.

  • Chemical and Biology Science Center

  • Outdoor Science Center

  • Learning Gallery

  • Agro Park

  • Prehistorical Scene

  • Flumride and Mythologies

  • Baby Zoo

  • Playground

  • Convoy Car

  • Mini Jet

  • Games Room

  • Remote Car

  • Wall Climbing

  • Battery Car

  • Trampoline

  • Samba Ballon

  • Sand Garden

  • Gokart

  • Children Mini Cross Area

  • Star Chase

  • Bumper Boat

  • Ghost Mansion

  • Columbus

  • Mini Train

  • Lazer Bumper Car

  • Flying Tornado

  • Spinning Coaster

  • Papua and East Java Ethnic Gallery

  • Dragon Coaster

  • 3D Ghost Haunter

  • Funtastic Swimming Pool

  • Water Boom

  • Pipe House

  • Fish Park

  • Amphiteather

  • Flying Fox

  • Worm Coaster

  • Sky Chopter

  • Tourism Market

  • Aero Test

  • Mini Swinger

  • Sky Swinger

  • Bioskop 3D

  • Ethnic Gallery

  • History Park

  • Numismatic Gallery

  • Post Office Diorama

  • Midi Skater

  • Bouncy Castle

  • Pendulum

  • Air Borne Shot

  • Volcano Coaster

  • Flower Gallery

  • Galaxy Bumper Car

Di sini terdapat tiket terusan, yang di mana kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah untuk bisa menikmati berbagai macam wahana yang disediakan oleh pengelola. Namun, tiket terusan ini tidak berlaku untuk wahana games room, arena ketangkasan, go kart, perlengkapan kolam renang, trampolin dan flying fox.

Wisata sejarah Jatim Park 1.

Karena tagline dari Jatim Park 1 adalah wahana rekreasi dan pendidikan. Maka, di sini juga akan kita temui berbagai macam miniatur peristiwa sejarah serta kebudayaan Indonesia. Berbagai macam kebudayaan Indonesia bisa kita temui di sebuah galeri budaya yang bernama GEN (Galeri Etnik Nusantara). Di galeri ini akan kita jumpai miniatur-miniatur kebudayaan Indonesia yang tersebar luas mulai dari Sabang sampai Merauke.

Jam buka dan harga tiket masuk Jatim Park 1.

Jatim Park 1 buka setiap hari mulai jam 08:30-16:00. Dengan harga tiket masuk Rp50.000/orang (Senin-Kamis) dan Rp60.000/orang (Jum’at-Minggu dan libur nasional). Namun, harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, terutama ketika musim libur sekolah.

Demikian sedikit informasi mengenai Jatim Park 1, semoga informasi ini bisa bermanfaat. Pastikan bahwa, semua informasi yaang kamu peroleh seputar Kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.

Inggil Museum Resto, Tempat yang Asyik Untuk Makan dan Belajar

Di postingan sebelumnya, sudah saya bahas salah satu tempat makan klasik yang masih bertahan sampai sekarang ini. Bagi yang belum sempat membaca, silahkan klik link-nya “Mencicipi Nikmatnya Es Krim Toko OEN (Old Fashioned Ice Cream in Malang)” dan nikmati es krimnya.

Ngomongin tentang yang klasik-klasik, kayaknya kurang lengkap jika belum menyimak tulisan di bawah ini.

Diboeka roema makan baroe! Namanja…
“INGGIL”
Hidangannja pasti memoeasken selera dan tempatnja laen daripada jang laen.
Toean-toean dan njonja-njonja silaken mentjoba!

Ternyata susah banget ya mengeja tulisan zaman dulu, untung sudah ada EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) coba kalau belum? Pasti sudah banget ngomongnya. Tulisan di atas adalah semacam poster iklan yang digunakan untuk mempromosikan sebuah rumah makan. Rumah makan tersebut bernama “INGGIL” atau yang sekarang kita kenal dengan “Inggil Museum Resto”.

Kalau kita datang ke sini, bukan hanya perut saja yang akan kenyang. Kita juga akan menambah wawasan tentang Malang tempoe doeloe. Di sini banyak terdapat barang antik yang mungkin belum pernah kamu lihat sebelumnya. Pokoknya sesuai dengan namanya, yaitu Inggil Museum Resto.

Saat memasuki tempat ini, kita akan dimanjakan dengan interior resto yang sangat unik dengan suasana klasik nan kental. Ada beberapa macam opsi yang bisa kita pilih untuk menikmati hidangan dari Inggil Museum Resto, mau duduk di kursi dengan meja bisa atau yang pengen lesehan juga bisa. Uniknya lagi, di tempat ini terpajang foto Gunung Arjuno dengan ukuran super besar yang mereka tempatkan di dinding serta adanya gubuk lesehan dari bambu yang akan memberikan sensasi seakan-akan kita sedang makan di bawah kaki Gunung Arjuno.

Sambil menunggu pesanan datang, kita bisa berkeliling dulu untuk melihat apa saja yang ada di Inggil Museum Resto ini. Dijamin pasti kamu akan tercengang ketika melihat semua koleksi barang antik yang ada di sini. Bukan cuma barang antik, di sini juga akan kita temui koleksi uang kuno, poster-poster iklan tempo dulu, serta beberapa merk-merk rokok kretek zaman dulu. Penasaran bagaimana penampakannya! Silahkan cek gambar-gambar di bawah ini, untuk lebih jelasnya lagi datang aja langsung.

Koleksi barang antik Inggil Museum Resto.

inggil24
Inggil Museum Resto
inggil2
Inggil Museum Resto
inggil27
Inggil Museum Resto
inggil25
Inggil Museum Resto
inggil22
Inggil Museum Resto
inggil21
Inggil Museum Resto

Dibagian tengah resto juga terdapat sebuah panggung tradisional yang lumayan besar. Panggung tersebut biasanya digunakan untuk melangsungkan pertunjukan ketoprak, gamelan, keroncong dan juga dangdut campur sari. Sedangkan yang dibagian luar terdapat panggung wayang. Eits jangan salah! Meskipun resto ini lebih mirip dengan museum atau juga rumah budaya. Tetapi, di sini juga disediakan yang namanya WiFi. Kalau nggak percaya ini buktinya!

inggil13
Inggil Museum Resto

Menu andalan Inggil Museum Resto

Setelah puas berkeliling dan menikmati keunikan barang-barang antik yang ada di sini, saatnya untuk kembali ke meja makan dan menikmati semua menu makan yang sudah kita pesan tadi. Menu andalan dari Inggil Museum Resto ini adalah Gurame bakar/goreng dan ayam bakar/goreng. Begitu kamu mencoba menu tersebut, kamu akan dibuat kebingungan serta menebak-nebak kira-kira bumbu apa saja yang digunakan untuk memasak ayam/gurame hingga seenak ini.

Setelah semua menu yang dihidangkan habis dan perutpun terasa kenyang, tapi kok masih ada satu hal lagi yang membuat was-was. Yaitu soal harganya! Bagaimana tidak, makanannya enak, tempatnya yang bersih dan bagus serta pelayanan yang memuaskan, tentu harganya bisa bikin kantong jebol. Oh tidak! Ternyata dugaanku salah, harganya sangat bersahabat kok, yaitu mulai dari Rp10.000-30.000 saja.

Untuk kamu yang kebetulan sedang berkunjung ke Malang atau mungkin baru merencanakan hal tersebut. Jangan lupa datang ke tempat yang satu ini. Tepatnya di Jln. Gajahmada No.4 Malang Kota/Klojen.

Demikian sedikit informasi yang bisa sampaikan, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Pastikan bahwa, semua informasi yang kamu peroleh seputar Kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.

Mencicipi Nikmatnya Es Krim Toko OEN (Old Fashioned Ice Cream in Malang)

Secara perlahan saya langkahkan kaki ke subuah restoran tua. Ketika sampai di depan pintu, tiba-tiba saya mencium aroma ubin tua dan kursi rotan yang begitu menyeruak. Seketika itu juga, mata saya langsung tertuju pada sebuah papan yang bertuliskan.

“Welkom in Malang, Toko OEN die sinds 1930 aan de gasten gezelligheid geeft”

Yang berarti:

“Selamat datang di Malang, Toko OEN adalah tempat untuk berkumpul dan bersosialisasi sejak 1930”

Konon katanya, pada zaman penjajahan dulu, tempai ini merupakan tempat favorit para mevrouw dan meneer Belanda untuk nongkrong sambil menikmati es krim. Atau bisa dibilang tempat nongkrongnya para sosialita zaman dulu.

Sejarah Toko OEN.

satyawinnie.com
satyawinnie.com

Toko yang sudah berdiri sejak tahun 1930 ini tidak pernah absen dari must visit list para wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, baik itu dari lokal maupun mancanegara. Apalagi turis yang datang dari Belanda, mereka niat banget datang ke sini (Toko OEN) dan terkadang sekeluarga diajak semua, mulai dari kakek-nenek hingga cucu-cucu mereka. Yang katanya untuk bernostalgia dengan semangkuk es krim yang dulu menjadi favorit dari nenek moyang mereka.

Ngomong-ngomong soal es krim ‘OEN’. Ternyata, se krim ini pertama kali diciptakan oleh seorang perempuan keturunan Tionghoa yang bernama Oma Oen yang pada awalnya membuka toko kue di Yogyakarta, kurang lebih sekitar tahun 1910-an. Baru kemudian, pada tahun 1922 Oma Oen mulai mengembangkan usaha es krim. Tak tanggung-tanggung, Oma Oen langsung membuka beberapa cabang yang tersebar diberbagai kota, diantaranya di Yogyakarta, Jakarta, Semarang dan Malang.

Namun, cabang Jakarta dan Yogya sudah ditutup dan hanya tersisa di Malang dan Semarang. Akan tetapi, yang di Malang ini sudah bukan milik dari keluarga Oma Oen lagi, karena kedai/toko tersebut sudah dijual kepada orang lain. Jadi, tinggal cabang Semaranng yang masih di pegang oleh keluarga Oma Oen.

Semua exterior dan interior yang di Toko OEN ini masih dipertahankan dengan sebagaimana aslinya. Kursi rotan, meja dengan taplak klasik ditambah lagi dengan adanya piano tua disudut ruangan yang semakin menambah aura klasiknya semakin kental. Kita bagaikan dibawa ke masa lalu dengan beberapa penampakan foto klasik Kota Malang tempo dulu, serta foto asli dari bapak Presiden Republik Indonesia yang pertama. Sebuah bangunan tua yang menjadi saksi bisu kehidupan orang-orang zaman dulu.

Bukan hanya gaya bangunannya yang tua dan klasik. Tempat ini juga akan menyajikan suasana yang klasik pula, hal tersebut nampak ketika ada pelayanan yang menyambut kedatangan kita dengan mengenakan pakaian putih sambil membawa celemek tua serta buku menu usang yang masih terjaga dan terawat sampai sekarang.

Menu Toko OEN.

se krim oen
soloraya.com

Menu es krim yang disajikan juga sangat beragam, mulai Tropicana Cream, Banana Split, Oen’s Spesial, Corn Ice Cream, Ice Cream Soda, Chocolate Parfait dan masih banyak lagi yang lain dan pastinya lumer di mulut. Selain ice cream, di sini juga menyediakan menu main course seperti nasi goreng, steak dan lain sebagainya. Harga yang ditawarkan juga relatif murah, pokoknya sebanding dengan rasanya.

Jika kamu sedang berkunjung ke Malang, tidak ada salahnya untuk mampir ke sini ‘Toko OEN’. Yang ada di Jln. Jend. Basuki Rachmad No. 5 Malang, Jawa Timur.

Demikian, sedikit informasi yang bisa saya sampaikan mengenai ‘Toko OEN’ dan semoga bisa bermanfaat, khususnya buat kamu yang sedang berkunjung ke Malang. Pastikan bahwa, semua informasi yang kamu dapat seputar Kota Malang, kamu dapatkan dari malang.kotamini.com.

Merasakan Sensasi Bergetar Ketika Makan Bakso President

Siapa coba, yang nggak suka bakso? Makanan yang satu ini memang sangat cocok untuk disantap ketika hujan. Bagaimana nggak mantap coba? Dingin-dingin makan yang anget-anget dan pedes, pas bangetlah pokoknya.

Kalau ngomong soal bakso, ya Kota Malang tempatnya. Hampir di setiap sudut Kota Malang akan kita temui yang namanya bakso, baik itu di kaki lima maupun di pusat perbelanjaan. Tapi, pernah nggak terpikirkan untuk menikmati bakso dipinggir rel Kereta Api?

Kalau belum pernah, kayaknya kamu perlu mencoba makan bakso yang satu ini. “Bakso President” begitulah orang-orang mengenalnya, bakso yang satu ini sudah sangat tersohor akan kelezatannya. Bukan hanya lezat, kita juga akan merasakan sensasi yang sangat luar biasa, yang mungkin tidak bisa kita dapati di tempat lain.

Sejarah Bakso President.

Tadinya saya sempat berpikir, kenapa dinamakan dengan Bakso President? Mungkin, ini bakso merupakan makanan favorit dari salah satu presiden, atau mungkin ada salah seorang presiden yang pernah berkunjung ke tempat ini. Usut punya usut, semua dugaan tersebut ternyata salah. Berdasarkan informasi yang berhasil saya kumpulkan dari narasumber, Bakso President ini ternyata sudah ada sejak tahum 1977 dan didirikan oleh Abah Sugito.

Pada awalnya, Abah Sugito berjualan bakso keliling dengan cara dipikul selama kurang lebih sekitar 5 tahun. Kemudian, sekitar tahun 1982 Abah Sugito mencoba untuk membuat sebuah warung sederhana dengan modal seadanya, beliau membangun warung tersebut tepat di belakang gedung Bioskop President Malang. Begitulah awal mula kenapa dinamakan dengan Bakso President seperti yang kita kenal hingga sekarang ini.

Menu Bakso President.

Tempat ini menawarkan berbagai macam menu bakso, mulai dari bakso biasa, Bakso Urat, Bakso Bakar, Bakso Telor, Bakso Goreng, Bakso Udang dengan tambahan pangsit basah/kering, ati ampela, siomay, lontong, tahu, mie dan lain sebagainya (pokoknya komplit). Oleh karena itu, Bakso President ini dijuluki dengan “Pelopor Bakso Malang Asli Full Variasi”. Perlu kamu tahu juga, bakso di sini dijual per satuan. Jadi, harus kamu perhatikan betul-betul daftar menunya sebelum memesan. Tapi, ada juga yang paketan, seperti paket campur biasa/hemat/komplit/spesial dan lain-lain.

Selain menu baksonya yang beragam kita juga mendapat dua opsi tempat makan, di dalam atau di luar (pinggir rel). Kalau saya sendiri lebih recommended yang di luar, soalnya kita bisa menikmati suasana ketika ada kereta yang melintas, ditambah lagi dengan meja yang bergetar serta kuping yang pengang, tentunya akan menjadi sensasi tersendiri dibandingkan dengan tempat lainnya. Karena harganya yang bersahabat, Bakso President kini menjelma jadi bakso favorit semua kalangan, baik itu yang berkantong pas-pasan ataupun yang berkantong tebal.

Kemarin saya sempat nyobain semua macam bakso yang disediakan di sini. Busyet! Ternyata semuanya enak, jadi pengen lagi dan lagi. Pas nyobain Bakso Bakarnya itu lho campur-campur rasanya, ada manis, renyah dan sedikit agak asin, pokoknya unik banget rasanya. Tapi, yang paling membuat aku berkesan adalah ketika nyobain Bakso Uratnya, yang masih berasa sampai gigitan terakhir.

bakso president
satyawinnie.com

Selain bakso, kita juga bisa mencoba camilan yang masih erat kaitannya dengan bakso. Namanya “keripik Bakso Spesial”, rasanya enak, renyah, gurih dan tentunya nggak beda jauh dengan versi yang berkuah. Keripik Bakso Spesial ini dijual seharga Rp15000/bungkus, cocok banget buat daftar oleh-oleh ketika sedang berkunjung ke Malang. Pokoknya jangan ngaku penggemar bakso kalau belum pernah nyobain bakso yang satu ini, Apa? “Bakso President”.

Lokasi Bakso President.

Terus, di mana itu “Bakso President” berada? Tenang, jika kamu sedang berkunjung ke Malang dan ingin merasakan sensasi makan “Bakso President”, ada dua opsi yang bisa kamu pilih.

1. Jika kamu datang dari arah jalan raya Surabaya-Malang, minta turun di Hotel Savana. Tepat di sebelah hotel tersebut ada sebuah gang kecil, jalan aja terus kira-kira sekitar 200 meter tepatnya sebelah kanan, akan kamu dapati yang namanya “Bakso President”. Perlu diingat, opsi yang pertama ini hanya bisa diakses menggunakan motor, sepeda dan jalan kaki saja.

2. Sebelum Hotel Savana, ada sebuah pertigaan yang diapit oleh SPBU dan Pizza Hut. Jika kamu datang dari arah Surabaya, kamu belok kiri kemudian lurus aja sampai ketemu perempatan, dari perempatan tersebut belok kanan dan lurus terus sampai kamu jumpai sebuah board yang bertuliskan “Bakso President”. Opsi kedua ini bisa kamu akses menggunakan mobil ataupun angkutan umum.

Atau lebih tepatnya di sini:

Bakso President Jln. Batanghari 5, Malang, 65111.

Demikian sedikit informasi mengenai “Bakso President”, semoga bisa bermanfaat dan selamat menikmati liburan di Kota Malang. Pastikan bahwa semua informasi yang kamu dapat seputar Kota Malang, kamu dapatkan dari malang.kotamini.com.

Wisata Sejarah Candi Jago

Masih membahas tentang wisata Kota Malang tentunya, kali ini akan kita berikan sedikit review mengenai sebuah tempat wisata yang dulunya pernah menjadi pusat dari Kerajaan Singosari. Di sini akan kita temui sebuah Candi yang masih mempunyai hubungan erat dengan Kerajaan Singosari, yang di mana menjadi pendarmaan lain dari raja selanjutnya.

Tempat tersebut adalah Candi Jago (Candi Tumpang atau Cungkup). Kata ‘Jago’ sendiri berasal kata ‘Jajaghu’ yang berarti ‘Keagungan’ (divine). Yang dijadikan sebagai tempat suci untuk mensemayamkan seorang raja. Pada zamna dahulu, Candi Jago tidak hanya dianggap sebagai tempat yang sakral dan suci, tapi juga memiliki daya magis yang berpadu dengan manifestasi estetis sebuah simbol yang digunakan untuk menghormati dan mengenang sang raja.

Sejarah Candi Jago.

Dalam sebuah kitab (Negarakertagama) menyebutkan bahwa, Candi Jago adalah tempat yang digunakan untuk mensemayamkan Raja IV Kerajaan Singosari, yaitu Raja Rangga Wuni yang mempunyai gelar Sri Jaya Wisnu Wardhana (1248-1268). Sri Jaya Wisnu Wardhana ini merupakan adik kandung dari Raja Anusapati yang di mana anak dari Tunggul Ametung dan Ken Dedes, atau anak tiri raja pertama Sri Ranggah Rajasa.

Karena fungsinya sebagai tempat pendermaan dari sang raja, Candi Jago juga menunjukkan wujud serta karakter dari seorang raja yang gagah. Jika dilihat dari relief-relief yang ada, Candi Jago termasuk dalam Candi yang bercorak Siwa-Budha (percampuran Hindu-Budha pada Dibasti Singosari) dan sesuai dengan aliran sang raja. Diperkirakan Candi ini dibangun sekitar tahun 1280 Masehi, dan mungkin juga sempat mengalami renovasi pada masa pemerintahan Raja Adityawarman di era Majapahit sesudahnya.

Seperti halnya dengan Candi-candi pada umumnya, Candi Jago mempunyai denah berbentuk persegi panjang dengan teras yang di mana setiap masing-masing teras mempunyai selasar dan semakin mengerucut pada bagian atasnya dan terdapat teras bagian belakang (pertanda sebagai bagian paling suci dengan tempat tertinggi). Jika dilihat dengan seksama, Candi Jago mirip dengan punden berundak zaman megalitikum yang menandakan sebagai tempat pemujaan serta memiliki nilai sakralitas dan sama halnya dengan Candi Kidal dan Candi Brahu yang kurang lebih juga memiliki fungsi yang sama.

Candi Jago sendiri ditemukan sekitar tahun 1834 oleh pemerintahan Belanda yang ketika itu kondisi Candi dalam keadaan yang rusak akibat akar beringin besar yang tumbuh di sekitar Candi. Kemudian, sekitar tahun 1890, Candi Jago mengalami pemugaran dan baru selesai sekitar tahun 1908 dengan bentuk seperti yang kita kenal saat ini. Namun, bentuk yang sekarang ini belumlah sempurna dan khususnya pada bagian atas Candi, karena bagian-bagian belum ditemukan, sehingga susah untuk direkontruksi.

Kisah dibalik Candi Jago.

Hampir seluruh bagian badan dari Candi Jago terdapat relief yang mengisahkan tentang perjalanan spiritual manusia. Candi Jago ini mengahadap ke Barat, oleh karena itu untuk bisa memahami arti dari relief tersebut, kita harus memulai perjalanan dari Barat atau berlawanan dengan arah jarum jam dan melingkar seperti simbol Chukurei (Reiki) atau yang lebih dikenal dengan spiral dan menuju pada bagian teras atas yang mengerucut.

Kisah perjalanan dari relief tersebut terbagi menjadi dua karakter, yaitu Hindu dan Budha. Yang di mana mengisahkan tentang Parthayajna, Kalayawana dan Arjunawiwaha (Hindu) serta Anglingdharma, Pancatantra, dan Kunjarakarna (Budha).

Pada bagian teras yang pertama diawali dengan cerita binatang (Parthayajna) yang di mana bisa kita baca melalui sebuah relief kura-kura terbang sambil menggigit tongkat yang dibawa oleh seekor burung Bangau, kemudian kura-kura tersebut terjatuh karena kesombongan serta perlawananya pada hakikat hidupnya yang harusnya berada di daratan dan perairan bukannya di langit, yang kemudian dimangsa oleh seekor Serigala.

Berikutnya adalah kisah tentang Arjunawiwaha yang menceritakan tentang Anglingdharma yang melihat percumbuan antara Naga Gini dengan Ular Tampar. Kemudian Anglingdharma mendapatkan Aji Geneng (untuk berbicara dengan binatang) yang ia peroleh dari Naga Raja (suami Naga Gini). Tetapi dengan syarat ia tidak boleh mengajarkannya kepada siapapun, termasuk permaisurinya sendiri. Namun, pada suatu hari permaisuri Anglingdharma membujuk dan bahkan mengancam untuk minta diajarkan ajian tersebut, yang akhirnya membuat dirinya mati terkabar karena perkataannya sendiri. Dari sini bisa kita ambil pelajaran tentang, kemarahan, perselingkuhan, fitnah, pengkhianatan, kebohongan, kejujuran, kelicikan serta amanah.

Masih di bagian teras pertama, tertulis sebuah relief Kunjarakarna yang mengisahkan tentang perjalanan dari Kunjarakarna (murid setia dari Wirawacana/Dewa Budha). Tentang perjalanannya dalam mendapatkan pencerahan mengenai hakikat hidup yang sebenarnya.

Pada bagian teras yang kedua, terdapat relief Parthayajna yang diawali dengan adegan para Pandawa yang kalah dalam permainan dadu dengan saudaranya (Kurawa) dengan hukuman 13 tahun pengasingan (namun ada yang menyebutnya 15 tahun) di dalam hutan. Selama masa hukuman tersebut, Arjuna memilih untuk berpisah untuk sementara dengan saudaranya yang lain dan memulai perjalanan spiritual (bertapa) di Gunung Indrakila.

Pada bagian teras yang ketiga, mengisahkan tentang Arjunawiwaha setelah ia selesai menyelesaikan pertapaanya di Gunung Indrakila dan mendapatkan sebuah pusaka serta perintah untuk membunuh raksasa yang bernama Niwatakawaca yang ia peroleh dari Dewa Siwa.

Sekilas, relief-relief yang terdapat pada dinding-dinding Candi mempunyai ciri visual yang sangat khas dan mirip dengan wayang, serta unsur Hindu-Budha yang menyatu dengan begitu kentalnya. Tepat di bagian depan Candi, terdapat sebuah bentuk yang diduga sebagai Stupa yang sekarang hanya menyisakan bagian bawah yang bermotif teratai. Sedangkan, di bagian Kanan terdapat Arca Amoghapasa bertangan delapan (tanpa kepala) serta kala yang hanya menyisakan bagian kepalanya saja.

Akses menuju Candi Jago.

sejarahbudayanusantara.weebly.com
sejarahbudayanusantara.weebly.com

Oh iya, saya sampai lupa! Candi Jago ini terletak di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kurang lebih sekitar 22 kilometer dari Kota Malang dan sekitar 8 kilometer dari Candi Kidal atau lebih tepatnya 200 meter dari pasar Tumpang. Tidak ada tarif standar yang ditentukan untuk masuk ke Candi Jago ini atau seikhlasnya saja. Candi Jago ini, sampai sekarang masih dianggap sebagai tempat sakral oleh mereka yang masih memeluk agama Hindu-Budha, jadi kita harus bersikap sopan dan tidak membuang sembarangan (berlaku juga di tempat wisata yang lain tanpa terkecuali). Meskipun tidak ada larangan untuk naik ke bagian atas Candi, tapi sangat disarankan untuk tidak melakukanya. Hal tersebut dikarenakan tangganya yang sempit dan curam, serta bangunan Candi yang sudah rapuh sangat riskan untuk terjatuh.

Demikian sedikit informasi mengenai wisata sejarah Candi Jago yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat, khususnya buat kamu yang ingin berkunjung kesini. Pastikan bahwa semua informasi yang kamu dapat seputar Kota Malang, berasal dari malang.kotamini.com.